
Dalam rangka memberikan kesempatan untuk calon siswa/I TKIT dan SDIT Al Quran El Fawaz, kami mengadakan acara open House TKIT dan SDIT Al Quran El Fawaz. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 12 Februari 2012 dengan dihadiri oleh puluhan calon orang tua yang akan mendaftarkan anaknya ke TKIT dan SDIT Al Quran El Fawaz. Sejak dari pagi kehadiran para tamu sudah terlihat ramai. Hal ini dikarenakan pada acara open house tersebut juga ada acara lomba-lomba untuk anak-anak. Lomba-lomba tersebut adalah lomba mewarnai untuk kategori A yang berumur 3.5-5 tahun dan kategori B yang berumur 5.5-6 tahun dan juga lomba tilawah dengan kategori yang sama.
Anak-anak sangat antusias mengikuti lomba tersebut. Peserta lomba tersebut ada yang memang sudah menjadi peserta didik Yayasan El Fawaz Generasi Rabbani dan ada yang belum. Karena acara tersebut memang terbuka untuk umum. Selain dengan lomba anak, acara open house El Fawaz dimeriahkan oleh Bazaar dari beberapa penerbit buku. Para orang tua yang hadir pun disuguhkan dengan acara Profile Yayasan El Fawaz Generasi Rabbani dan pengarahan pentingnya pendidikan Islami, Generasi Qur’ani dan penguasaan Teknologi Informasi sejak dini, oleh Kepala Sekolah TKIT-SDIT Al Qur’an El Fawaz, Ust. Sayyid Quthb M. Toha, S.Kom, S.Th.I, MA dan juga acara parenting yang dinantikan yang bertema “Every Child is Genius yang disampaikan oleh Bapak Ustadz Karim Santoso, S.Pd, M.Si yang merupakan Direktur Pendidikan SDIT Insan Mandiri. Para orang tua terlihat bersemangat mengikuti acara parenting tersebut karena manfaat yang ingin diperolehnya. Hal ini dapat terlihat dari semakin padatnya tempat duduk ketika materi parenting mulai dibawakan.
Pak Karim menyampaikan bahwa dalam mendidik anak tidak boleh menggunakan kekerasan. Setiap anak harus mempunyai rasa bahagia ketika datang ke sekolah. Jangan paksakan anak sesuai kehendak orangtuanya, biarkan anak memiliki pilihan terhadap apa yang dia mau dan berani menentukan pilihan tersebut karena setiap anak adalah pintar dan kreatif. Jika anak mengalami kekerasan pada masa kecilnya akan terus diingat dan terekam kuat dalam memori bawah sadarnya. Sehingga peran guru dan orang tua adalah memberikan pendidikan terbaik yang sesuai dengan potensi anak.
Pak Karim juga memuji El Fawaz sebagai sebuah lembaga pendidikan formal yang belum genap satu tahun berjalan tetapi cukup ‘wah’ dalam menyelenggarakan acara open house. Hal ini terlihat dari suasana ruangan, kesiapan panitia, makanan, acara, souvenir dan jumlah peserta yag hadir. Dan beliaupun mendo’akan agar TKIT-SDIT Al Qur’an El Fawaz ini menjadi pusat rujukan pendidikan Al Qur’an baik tingat Jakarta Maupun Indonesia . Alhamdulillah wa syukurillah kami panjatkan kepada Allah karena hanya dengan pertolongan Allah acara Open House TKIT dan SDIT Al Quran El Fawaz dapat terselenggara dengan baik. Dan hanya dengan memanjatkan doa’ kepada Allah semoga TKIT dan SDIT Al Quran El Fawaz bisa mendapatkan peserta didik yang banyak dan bisa memberikan pendidikan berbasis Al Quran dan Teknologi Informasi yang sangat penting untuk bekal kesuksesan dunia dan akhirat. (UH)

































































