Yayasan El-Fawaz :: Iman - Yakin - Sukses

 
 
 
 
 
 
You are here: Materi Utama Info Liputan Parenting Nabawiyah
 
 

Parenting Nabawiyah

Email Cetak PDF

Alhamdulillah Pengajian POMG SDIT Al Quran El Fawaz kali ini bertemakan parenting nabawiyah. Acara ini diisi oleh pemateri Ustadz Budi Ashari, Lc dan dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta baik dari orangtua murid SDIT dan TKIT juga dari peserta umum. Pengajian dimulai pada pukul 10.30 WIB dengan didahului tasmi Al Quran surat Al Waqiah ayat 1-50 oleh peserta didik SDIT Al Quran El Fawaz dan TPA El Fawaz.

Ustadz Budi memulai kajiannya dengan menyampaikan bahwa ada banyak teori, tips, konsep dan ilmu tentang parenting bermunculan, dari barat hingga timur. Banyak keluarga muslim dan keluarga dunia saat ini mencoba dan memakai teori parenting tersebut. Namun hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Terkadang suatu referensi yang diambil dari buku pun tidak shohih. Karena bisa jadi penulis tidak melakukan penelitian empiris, tetapi hanya pengalaman pribadi ketika mendidik anak-anaknya. Konsep parenting barat mungkin benar, dan jika dicarikan ayat dan hadisnya juga ketemu. Tetapi yang betul-betul benar tidak banyak. Kalau begini, bagaimana kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik? ketika ada ayat Al Qur’an dan Hadis ditabrak pasti hasilnya akan salah.

Dengan mengambil contoh dari Rasulullah yang langsung dapat bimbingan wahyu hingga dalam urusan keluarga, Ustadz Budi Ashari mengambil konsep parenting ala Rasulullah ini yang telah teruji dalam praktik di keluarganya. Parenting nabawiyah berawal dari Al Qur’an dan Hadis.

Banyak yang bilang bahwa Pendidikan Zaman Nabi berbeda dengan kondisi saat ini. Ini memang kalimat yang sangat menyesatkan. Kalimat yang sekarang dijadikan sumber dalam pendidikan dan dianggap sebagai sebuah kalimat sakral adalah ‘didiklah anak sesuai zamannya.’ Anda tahu ini kalimat siapa? Rasulullah SAW pun bukan. Ada yang mengatakan kalimat Umar atau Ali, silahkan tanya ahli hadis. Kata Aidh al Qorni ada yang mengatakan bahwa itu kalimat Umar tapi diragukan. Hitunglah kalimat itu benar, kalimat itu juga jangan disakralkan, karena itu bukan wahyu.

Dalam sesi pertanyaan ada yang menanyakan tentang tips-tips untuk menghadapi anak yang didalam rumah sudah dikondisikan suasana yang penuh keislaman, tetapi ternyata dari lingkungan luar masih banyak pengaruh negative. Ustadz Budi menjawab bahwa tips itu antara satu orang belum tentu cocok dengan orang lain. Ibarat cincin, ia hanya muat di jari kita, tapi belum tentu cocok di jemari orang lain. Sehingga yang utama adalah konsep parentingnya yang harus benar. Dizaman Rasulullah para sahabat bisa mengadukan semua hal termasuk yang hal aib yang telah diperbuat atau tefikir oleh para sahabat. Contoh adalah ketika seorang sahabat ingiin berzina. Dia meminta izin kepada Rasulullah untuk melakukannya. Kita lihat disini bagaimana Rasulullah menyikapi, Rasulullah tidak marah, tetapi diberikan kata-kata yang masuk dilogikanya. Dengan cara yang baik dan komunikasi yang baik, sahabat tersebut dapat memahami. Bagaimana dengan orang tua? Sekarang ini tidak semua anak bisa menceritakan kesalahan atau kenakalan yang telah diperbuatnya. Mungkin seorang anak bisa malah menceritakan kepada orang lain yang belum tentu memberikan jawaban dan solusi yang benar.

Kajian ini berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dengan shalat Dzuhur bersama. Semoga dapat memberikan tambahan ilmu dan manfaat bagi semua yang hadir dan membawa keberkahan untuk Yayasan El Fawaz yang telah memberikan kesempatan untuk mengadakan kajian ini. (u.h)

Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy
 
 
 
 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini264
mod_vvisit_counterKemarin283
mod_vvisit_counterMinggu ini264
mod_vvisit_counterMinggu lalu1848
mod_vvisit_counterBulan ini5215
mod_vvisit_counterBulan lalu9271
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung69357

ShoutMix

Facebook Fan Page

Share/Save/Bookmark