Home

Event dan Kegiatan

Saturday, 13 February 2010
Teqita

Tadabbur Quran dan Tafakur Alam. 13-14 Februari 2010, bertempat di megamendung puncak bogor. Mentafakuri ayat-ayat Quran ditengah indahnya curug panjang.


View all events.

Facebook Page

Facebook
El Fawaz => on Facebook
Ramadhan Bersama El Fawaz PDF Print E-mail
Written by Sayid Q   
Tuesday, 15 September 2009 05:58

Bulan terbaik dari 12 bulan yang ada. Kami, El Fawaz, tidak mau ketinggalan untuk memeriahkan dan menebarkan kebaikan dalam setiap waktu yang ada. Ramadhan kali ini digaungkan dengan mengadakan kegiatan Kajian bertemakan "Sehari Menjemput Keberkahan Di Bulan Penuh Berkah" yang dilaksanakan di Masjid Al Balag, di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat. Kegiatan ini tidak hanya untuk pengurus dan pengelola masjid tapi juga diikuti masyarakat sekitar dan El Fawaz Community. Berharap kami bisa memaksimalkan momen Ramadhan kali ini sebagai Ramadhan Terbaik.


Kajian ini terselelenggara pada Sabtu-Ahad, tangal 5-6 September 2009. Semua peserta kajian kami suguhkan dengan kegiatan Tasmi Al-Qur’an, tarawih, qiyamullail bersama pada huffadz serta kajian yang penuh makna. Tidak lupa juga ta'jil, makanan besar dan makanan sahur. Acara kajian ini dimulai sore hari. Kami dan peserta, baik ikhwan maupun akhwat, berkumpul dan duduk bersila di dalam Masjid Al Balag. Acara dibuka oleh Akh Andry Hermawan sebagai MC, yang mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kedatangan semua peserta untuk mengikuti kajian bersama El Fawaz. Kemudian pembacaan tilawah yang dilantunkan dengan baik oleh Akh Miftachul Herli. Jika tak kenal, maka tidak sayang, begitulah kata peribahasa. Maka perkenalan lebih jauh tentang El Fawaz kepada rekan-rekan peserta yang hadir diceritakan dengan jelas oleh Akh Sayyid Quthb. Dari visi misi El fawaz, siapa saja para penggeraknya, kemana tujuan El Fawaz dan apa saja hal terbaik yang bisa El Fawaz berikan untuk masyarakat. Semoga semuanya mendapat ridho dari Allah SWT. Waktu sudah mendekati adzan magrib, tapi masih ada jeda tersisa, maka Ust. Abul A'la Al Maududi mengajak semua peserta kajian untuk sama-sama membaca Al Ma'tsurat Sore, yang diharapkan bisa menjadi amal tambahan yang dinilai pahala oleh Allah SWT.


Alhamdulilah, saatnya berbuka telah tiba. Adzan Magrib dikumandangkan. Wajah-wajah pun berubah menjadi ceria dan begitu sumringah melihat begitu banyak makanan yang kami suguhkan. Ada es buah, berbacam-macam kue dan juga nasi box yang berisi 4 sehat 5 sempurna. Penuh rasa syukur dipanjatkan oleh kami semua. Semoga Engkau menerima amal puasa Ramadhan kami hari ini Ya Allah. Amiiin. Setelahnya, dilanjutkan dengan sholat isya dan shalat tarawih.


Akhirnya acara utama kegiatan dilaksanakan. Kajian "Sehari Menjemput Keberkahan Di Bulan Penuh Berkah" oleh Bapak Ustadz Mahfudz yang bahasan ringkasnya adalah :

Puasa adalah kewajiban bagi manusia yang bertakwa

Allah berfirman (yang artinya):

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur"

[Al-Baqarah : 185]


Ramadhan adalah bulan berbagi kepada sesama


Dari Salman Al-Farisi ra. berkata:


“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah pada hari terakhir bulan Sya’ban:


Wahai manusia telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh berkah, didalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasanya wajib, dan qiyamul lailnya sunnah. Siapa yang mendekatkan diri dengan kebaikan, maka seperti mendekatkan diri dengan kewajiban di bulan yang lain. Siapa yang melaksanakan kewajiban, maka seperti melaksanakan 70 kewajiban di bulan lain. Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran balasannya adalah surga. Bulan solidaritas, dan bulan ditambahkan rizki orang beriman. Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka dan mendapatkan pahala seperti orang orang yang berpuasa tersebut tanpa dikurangi pahalanya sedikitpun ». kami berkata : »Wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam Tidak semua kita dapat memberi makan orang yang berpuasa ? ». Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:” Allah memberi pahala kepada orang yang memberi buka puasa walaupun dengan satu biji kurma atau seteguk air atau susu. Ramadhan adalah bulan dimana awalnya rahmat, tengahnya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka

(HR Al-‘Uqaili, Ibnu Huzaimah, al-Baihaqi, al-Khatib dan al-Asbahani)


Keutamaan Bulan Ramadhan


Bulan Ramadhan awalnya rahmat, tengahnya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka, siapa yang memberikan keringanan bagi hamba sahayanya pada bulan itu, Allah akan ampuni dosanya, dan dia dibebaskan dari neraka. Pada bulan ini, perbanyaklah empat hal, dua diantaranya membuat kamu diridhai Rabbmu, dan dua yang lainnya sesuatu yang sangat kamu butuhkan.


Dua hal yang membuat kamu diridhai Rabbmu adalah:


1. Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan

2. Kamu meminta ampunan kepada-Nya.

Sedangkan dua hal lainnya yang sangat kamu butuhkan adalah:

  1. Kamu meminta syurga kepada Allah, dan
  2. Kamu minta dilindungi dari neraka.

Malam Lailatul Qadar


"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa."

(HR. Ahmad dan An-Nasa'i)

 

Sekilas Peristiwa Sejarah di Bulan Ramadhan


Sejarah mencatat, bahwa pada bulan suci Ramadhan inilah beberapa kesuksesan dan kemenangan besar diraih ummat Islam, yang sekaligus membuktikan bahwa Ramadhan bukan bulan malas dan lemah, tapi merupakan bulan kuat, bulan perjuangan, bulan kemenangan. Peristiwa sejarah yang ada pada bulan ini adalah :

1. Perang Badar Kubro yang diabadikan dalam Al Qur’an sebagai yaumul furqan, dan ummat Islam saat itu meraih kemenangan besar, terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah. Dan saat itu, gembong kebatilan: Abu Jahal, terbunuh.

2. Pada bulan Ramadhan pula fathu Makkah terjadi, yang dibadaikan dalam Al Qur’an sebagai Fathan Mubiiina, tepatnya pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 (delapan) Hijriyah.

3. Beberapa pertempuran dalam perang Tabuk, terjadi pada bulan Ramadhan tahun 9 (sembilan) Hijriyah.

4. Tersebarnya Islam di Yaman pada bulan Ramadhan tahun 10 Hijriyah.

5. Khalid bin Al Walid menghancurkan berhala Uzza pada tanggal 25 Ramadhan tahun 8 (delapan) Hijriyah.

6. Dihancurkannya berhala Latta pada bulan Ramadhan tahun 9 Hijriyah.

7. Ditaklukkannya Andalus (Spanyol sekarang) di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad pada tanggal 28 Ramadhan tahun 92 Hijriyah.

8. Peperangan ‘Ain Jalut, dimana untuk pertama kalinya pasukan Islam berhasil mengalahkan bangsa Mongol Tartar, yang sebelumnya sempat dianggap mustahil, juga terjadi pada bulan Ramadhan tahun 658 Hijriyah. Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Begitu banyak ilmu yang sudah disampaikan. Tidak terasa waktu sudah bergulir larut. Saatnya kami semua beristirahat hingga waktu untuk bisa shalat Qiyamullail bersama.


Kami bersama melaksanakan Sholat Qiyamullail pada pukul 03.00 dengan Ust. Abul A’la Al Maududi, Al Hafidz sebagai imamnya. Bersyukur kami semua panjatkan, bisa memberikan hak pada ruh yang ada di dalam diri dan juga menghidupi malam Ramadhan kali ini dengan beribadah kepada Allah SWT secara berjamaah. Semoga Allah SWT bisa menilainya sebagai kebaikan bernilai besar.


Saatnya untuk kami ber-sahur ria. Memberikan hak jasmani untuk menang bertarung dengan aktifitas sehari-hari yang ditemani Sang Mentari. Menjalankan amalan sunah yang berharap bisa dinilai berkah oleh Allah SWT. Kami sajikan makanan sahur untuk semua yang Alhamdulilah melimpah ruah. Setelah kenyang, Adzan Subuh pun datang. Kami sholat kemudian kajian subuh sejenak. Ilmu didapat, doa penutup dan selesailah semua rangkaian acara pada hari itu.


Acara dilanjutkan kembali pada hari ahad sore. Akan diadakan buka puasa bersama 200 orang warga sekitar sekre El Fawaz dan juga anak-anak yatim yang kami undang untuk hadir. Dimulai pukul 5 sore, acara dimulai di sekre kami di daerah Mampang. Kali ini sebagai MC pembuka adalah Akh Khalifah M.Ali yang mengucapkan terima kasih untuk kehadiran dari semua undangan. Kemudian pembacaraan Al Quran oleh Akh Hamzah M. Ali. Tak lupa sambutan yang diwakilkan oleh Akh Sayyid Quthb menjelaskan semoga kegiatan ini bisa berlangsung terus dan bermaanfaat untuk semua. Juga ada pengantar dari pejabat warga sekitar yaitu Bapak RT, Bapak H. Sarwani. Beliau mengucapkan terima kasih atas undangan dan kepedulian yang diberikan dan juga berharap semoga silaturahim ini bisa membawa berkah dan kebaikan dari Allah SWT untuk semua.


Ilmu sore disampaikan oleh Ustad. H. Ahmad Yani, BA. Dijelaskan sedikit tentang keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan.


Sampai akhirnya adzan magrib pun sudah berkumandang. Semua santunan dan makanan berbuka puasa dibagikan. Semua senang, semua riang. Sebelum sholat berjamaah, acarapun ditutup dengan doa oleh Bapak H. Royani. Mengucap syukur yang setinggi-tingginya atas nikmat rizki yang dinikmati kepada Allah SWY saja, Sang Maha Kaya.


Demikian semua rangkaian acara kami, El Fawaz pada Ramadhan tahun ini. Walaupun sedikit, namun tetap berharap bahwa semua bisa membawa kebaikan, dan menjadikan Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan Terbaik. Amiiin.

Last Updated on Tuesday, 16 February 2010 05:48